SKRIPSI 2019
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG AMPUTATUM TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PASIEN PRA OPERASI AMPUTATUM LUKA GANGREN DI RSUD NGANJUK
File Attachment
Amputatum merupakan suatu tindakan pembedahan dengan membuang sebagian kecil atau besar bagian tubuh. Perawat sebagai pelaksana dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien yang akan menghadapi tindakan operasi mempunyai tanggung jawab besar dalam pemenuhan kebutuhan dasar manusia, yaitu salah satunya penanganan rasa cemas denagn pendidikan kesehatan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang amputatum terhadap tingkat kecemasan pasien pra operasi amputatum luka gangren di RSUD Nganjuk.
Desain penelitian ini adalah Pra Eksperimental dengan pendekatan One Group Pre-Post Test Design, dilakukan pada 14-17 Desember 2018 di RSUD Nganjuk. Populasi penelitian ini adalah Seluruh pasien pre op amputatum luka gangren yang dirawat di RSUD Nganjuk yang berjumlah rata-rata tiap bulan 25 orang. Sampel pada penelitian ini adalah pasien pre op amputatum luka gangren yang dirawat di RSUD Nganjuk yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 14 responden dengan teknik sampling purposive sampling. Variabel independen pada penelitian ini adalah pendidikan kesehatan dan variabel dependennya tingkat kecemasan. Pengumpulan data menggunakan SAP dan kuisioner Z-SAS. Uji statistik menggunakan Wilcoxon Signed Range Test dengan ? = 0.05 pada SPSS 20.
Hasil penelitian dari 14 responden, sebelum diberikan pendidikan kesehatan tentang amputatum sebagian besar responden sebanyak 9 responden (64.3%) masuk dalam kategori kecemasan sedang dan setelah diberikan pendidikan kesehatan tentang amputatum sebagian besar responden sebanyak 9 responden (64.3%) masuk dalam kategori kecemasan ringan. Hasil Uji Wilcoxon ? value = 0.014 ? ? = 0.05 sehingga Ha diterima, ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang amputatum terhadap tingkat kecemasan pasien pra operasi amputatum luka gangren di RSUD Nganjuk.
Pendidikan kesehatan membantu pasien dalam memperbaiki dan mengendalikan emosi sehingga membantu mempercepat penyembuhan dari upaya medis.
Kata Kunci : Pasien Pra Operasi, Kecemasan Pra Operasi, Amputatum, Luka Gangren, Pendidikan Kesehatan
