SKRIPSI 2017
HEALTH EDUCATION TERHADAP PENGETAHUAN IBU TENTANG PERAWATAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH DI RUANG TERATAI RSUD DR.HARJONO PONOROGO
File Attachment
Bayi berat lahir rendah (BBLR) hingga saat ini masih merupakan masalah diseluruh dunia karena merupakan penyebab kesakitan dan kematian pada masa bayi baru lahir khususnya pada masa perinatal. Perawatan BBLR yang baik dan benar akan meningkatkan kualitas hidup BBLR sehingga tidak terjadi gangguan pertumbuhan dan perkembangan maupun kematian. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh health education terhadap pengetahuan ibu tentang perawatan Bayi Berat Lahir Rendah di Ruang Teratai RSUD Dr.Harjono Ponorogo. rnDesain penelitian pre-eksperimen dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest. Penelitian dilakukan 1-28 Februari 2017. Populasi adalah seluruh ibu dengan Bayi Berat Lahir Rendah di ruang Teratai RSUD Dr. Harjono Ponorogo sejumlah 37 orang dan sampel 31 orang, dengan pengambilan sampel accidental sampling. Variabel bebas adalah health education dan variabel terikat adalah pengetahuan. Pengumpulan data dengan kuesioner. Uji statistik menggunakan wilcoxon signed rank test dengan α =0,05rn Hasil penelitian pengetahuan sebelum health education sebagian besar yaitu 16 responden (51,6%) cukup dan setelah health education sebagian besar yaitu 18 responden (58,1%) pengetahuan baik, p value 0,000 ≤ α 0,05, sehingga ada pengaruh health education terhadap pengetahuan ibu tentang perawatan Bayi Berat Lahir Rendah di Ruang Teratai RSUD Dr.Harjono Ponorogo rn Perawat dapat meningkatkan kualitas maupun kuantitas kegiatan health education di ruang Teratai sehingga pengetahuan ibu menjadi baik dan dapat melakukan perawatan Bayi Berat Lahir Rendah di rumah.rnrnKata Kunci: health education, Pengetahuan Ibu, Bayi Berat Lahir Rendahrn
