SKRIPSI 2017
PENGARUH AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP INTENSITAS NYERI PADA PASIEN POST OPERASI FRAKTUR EKSTREMITAS DI RUANG BOUGENVILE RSUD KERTOSONO
File Attachment
Nyeri sering muncul pada pasien setelah selesai mengalami pembedahan. Pemberian Aromaterapi Lavender dipercaya bermanfaat menurunkan tingkat nyeri. Aromatherapi mampu memberikan sensasi yang menenangkan diri dan otak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Aromaterapi Lavender Terhadap Intensitas Nyeri Pada Pasien Post operasi Fraktur Ekstremitas Di Ruang Bougenvile RSUD Kertosono. Desain penelitian menggunakan pra-eksperimen dengan pendekatan one group pretest and postest design. Penelitian ini dilaksanakan tanggal 1 - 14 Agustus 2017 di Ruang Bougenvile RSUD Kertosono dengan 13 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah Accidental sampling jumlah populasi sebanyak rata- rata 30 dalam sebulan jumlah sampel adalah 13 responden.Variabel Independent yaitu aromaterapi lavender.dengan SOP dan Variabel dependent yaitu intensitas nyeri dengan kuesioner. Data di analisa dengan menggunakan uji wilcoxon dengan signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 13 responden sebagian besar yaitu sebanyak 9 responden (69%) mengalami nyeri sedang pada pasien Fraktur ekstremitas sebelum diberikan aromaterapi lavender dan sebagian besar yaitu sebanyak 7 responden (54%) mengalami nyeri ringan pada pasien Fraktur ekstremitas sesudah diberikan aromaterapi lavender. Hasil penelitian didapatkan p value = 0,002 ≤ 0,05, sehingga Ha diterima. Hasil penelitian disimpulkan bahwa ada pengaruh aromaterapi lavender terhadap intensitas nyeri pada pasien post operasi fraktur ekstremitas di ruang Bougenvile RSUD Kertosono. pemberian aromaterapi lavender dipercaya bermanfaat menurunkan tingkat nyeri. Sehingga Aromaterapi lavender dapat mengurangi intensitas nyeri pasien post operasi fraktur ekstremitas. rnKata kunci : Pasien Post operasi Fraktur ekstremitas, Aromaterapi Lavender, Nyeri Post operasi.rn
