SKRIPSI 2017
HUBUNGAN DERAJAT GAGAL GINJAL DENGAN KONSEP DIRI PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DI RUANG HEMODIALISA RSUD DR. HARJONO PONOROGO
File Attachment
Gagal ginjal merupakan keadaan terjadinya penurunan fungsi ginjal secara optimal untuk membuang zat-zat sisa dan cairan yang berlebihan dari tubuh (Vitahealth, 2007). Tindakan untuk mengatasi gagal ginjal kronik adalah hemodialisa. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan derajat gagal ginjal dengan konsep diri pada pasien Gagal Ginjal Kronik.rnDesain penelitian adalah korelasi dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi adalah semua pasien GGK yang menjalani hemodialisis di Ruang Hemodialisa RSUD Dr. Harjono Ponorogo, berjumlah 50 orang. Tehnik sampling menggunakan Simple Random sampling dan sampel berjumlah 44 responden. Variabel independen adalah derajat gagal ginjal dan variabel dependen adalah konsep diri. Analisis data menggunakan uji Chi Square dengan α = 0,05.rnHasil penelitian didapatkan 30 responden (68,2%) menderita gagal ginjal derajat 4, 14 responden (31,8%) gagal ginjal derajat 3 dan tidak satupun responden yang derajat gagal ginjalnya 1 atau 2 (0%). Konsep diri didapatkan 27 responden (61,4%) konsep dirinya maladaptif dan 17 responden konsep dirinya adaptif (38,6%). Hasil uji Chie Square p value = 0,017, α = 0,05, karena ρ value≤ α maka H0 di tolak dan H1 diterima. Artinya ada hubungan antara derajat gagal ginjal dengan konsep diri pasien GGK di Ruang Hemodialisa RSUD Dr Harjono.rnMotivasi pasien serta dukungan keluarga maupun orang-orang terdekat termasuk petugas kesehatan sangat membantu peningkatan konsep diri pasien gagal ginjal kronik.rnrnrnKata kunci: Derajat gagal ginjal kronik, Konsep Dirirn
