SKRIPSI 2017
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINDAKAN MOBILISASI DINI PASIEN POST OPERASI DI RUANG HCU RSUD DR. HARJONO PONOROGO
File Attachment
Post Operasi merupakan masa setelah dilakukan pembedahan yang dimulai saat pasien dipindahkan ke ruang pemulihan dan berakhir sampai evaluasi selanjutnya. Pada pasien pasca operasi tidak mampu melakukan mobilisasi dini diantaranya ialah pasien pasca pembedahan mengalami kondisi lemah dan sulit beraktivitas. Untuk mewujudkan tindakan mobilisasi dini yang baik harus didukung oleh dukungan keluarga yang baik . Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan tindakan mobilisasi dini pasien post operasi. rnPenelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah seluruh pasien post operasi di ruang HCU RSUD Dr. Harjono Ponorogo. Sampel berjumlah 35 responden menggunkan tehnik sampling Accidental Sampling. Variabel independen adalah dukungan keluarga dan variable dependen adalah tindakan mobilisasi dini. Instrumen dalam penelitian ini dengan kuisioner dan analisa data menggunakan uji Spearman rank dengan α=0,05rnHasil penelitian ini didapatkan 23 responden (65.7%) mempunyai dukungan keluarga yang baik. Sedangkan 20 responden (57.2%) mempunyai tindakan mobilisasi dini yang baik. Hasil analisa data bahwa ρValue = 0,000 ≤ α, H1 diterima artinya ada hubungan antara dukungan keluarga dengan tindakan mobilisasi dini pasien post operasi.rnDukungan keluarga berhubungan dengan tindakan mobilisasi dini, sehingga pasien dapat meningkatkan motivasi selama mendapat perawatan dan pengobatan dengan dukungan keluarga maka pasien dapat melakukan tindakan mobilisasi dini post operasi untuk mempercepat penyembuhan.rn rnKata Kunci : Dukungan Keluarga, Tindakan Mobilisasi dini, Pasien Post Operasirn
