SKRIPSI 2017
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT STRESS PADA PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI RUANG INTERMEDIATE CARE RSUD DR. HARJONO PONOROGO
File Attachment
Secara global penyebab kematian nomor satu setiap tahunnya adalah penyakit kardiovaskuler. Penyebab kematian paska serangan jantung tertinggi yaitu tingkat depresi dan kurang dukungan sosial. Adanya dukungan sosial terutama keluarga terhadap anggota keluarganya yang menderita Penyakit Jantung Koroner sangatlah penting peranannya dalam proses penyembuhan. Tujuan penelitian untuk mengetahui untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan tingkat stress pada pasien Penyakit Jantung Koroner di ruang Intermediate Care RSUD DR. Harjono Ponorogo.nDesain penelitian korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan 1-28 Februari 2017. Populasi adalah seluruh pasien PJK di di ruang Intermediate Care. Sampel sejumlah 26 responden dengan teknik total sampling. Variabel bebas adalah dukungan keluarga dan variabel terikat adalah tingkat stress. Instrumen kuesioner. Uji statistik menggunakan spearman rank melalui SPSS dengan ? = 0,05n Dukungan keluarga kategori baik yaitu 14 orang (53,8%), tingkat stress kategori sedang sejumlah 13 (50%) responden dan ada hubungan dukungan keluarga dengan tingkat stress pada pasien Penyakit Jantung Koroner di ruang Intermediate Care p value = 0,000 ? ?=0,05 artinya Ha diterima, dan Correlation Coefficient (r) = -0,728, artinya hubungan kuat arah negatif.nKeberadaan dukungan keluarga yang baik terbukti berhubungan dengan tingkat stress pasien Penyakit Jantung Koroner. Tingkat hubungan negatif yaitu semakin baik dukungan keluarga, maka tingkat stress semakin rendah. Perawat dapat memberikan motivasi kepada keluarga untuk memberikan dukungan kepada pasien agar tidak mengalami stress. nnnKata Kunci: Dukungan Keluarga, Stress, Pasien Penyakit Jantung Koroner
