SKRIPSI 2017
PENGARUH HEALTH EDUCATION TENTANG PENCEGAHAN PENULARAN TB PARU TERHADAP PENGETAHUAN KELUARGA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PONOROGO SELATAN
File Attachment
Penyakit tuberkulosis paru (TB Paru) sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat karena merupakan salah satu penyakit infeksi pembunuh utama yang menyerang golongan usia produktif (15-50 tahun) dan anak-anak serta golongan sosial ekonomi lemah. Pada pasien TB Paru yang di rumah dapat menularkan kepada seluruh anggota keluarganya. Hal ini terjadi karena keluarga yang merawat kontak langsung dengan pasien dalam jangka waktu yang lama. Keluarga harus mempunyai pengetahuan agar tidak tertular TB Paru. Tujuan penelitian yaitu mengetahui pengaruh health education tentang pencegahan penularan TB Paru terhadap pengetahuan keluarga di Wilayah Kerja Puskesmas Ponorogo Selatan.n Desain penelitian pre eksperimen dengan pendekatan one group pretest-postest. Penelitian dilaksanakan 1 -28 Februari 2017. Populasi seluruh keluarga pasien di TB Paru sejumlah 53 responden dan sampel 47 responden, teknik sampling dengan purposive sampling. Variabel bebas adalah health education variabel terikat adalah pengetahuan. Instrumen dengan kuesioner. Uji statistik dengan wilcoxon signed rank test ?=0,05.n Hasil penelitian tingkat pengetahuan keluarga sebelum health education sebagian besar yaitu 28 responden (49,6%) pengetahuan cukup, sesudah health education sebagian besar yaitu 34 responden (72,3%) pengetahuan baik, p value 0,000 ? ? 0,05, sehingga ada pengaruh health education tentang pencegahan penularan TB Paru terhadap pengetahuan keluarga di Wilayah Kerja Puskesmas Ponorogo Selatan.n Perawatan pasien TB paru dilakukan di rumah, dan keluarga yang mempunyai tanggungjawab dalam pencegahan penularan. Kepedulian keluarga dalam pencegahan penularan TB Paru merupakan salah satu upaya untuk mencegah penambahan jumlah penderita TB Paru.n.nnKata Kunci: Pengetahuan, Health Education, Pencegahan Penularan, TB Paru
