SKRIPSI 2016
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA LANSIA (Di RW 7 Kelurahan Mangundikaran Kecamatan Nganjuk Kabupaten Nganjuk)
File Attachment
Keluarga merupakan support system bagi lansia dalam mempertahankan kesehatannya. Proses menua menyebabkan berbagai macam perasaan seperti sedih, cemas, kesepian, mudah tersinggung dan depresi. Perasaan tersebut merupakan masalah kesehatan jiwa pada lansia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan tingkat depresi pada lansia di RW 7 Kelurahan Mangundikaran Kecamatan Nganjuk Kabupaten Nganjuk.rnDesain penelitian menggunakan korelasi dengan pendekatan cross sectional pada 26 Maret sampai 1 April 2016 dengan populasi sebanyak 94 responden. Keseluruhan sampel yaitu 54 responden dengan menggunakan teknik Purposive sampling. Variabel independen yaitu dukungan keluarga, sedangkan variabel dependen yaitu tingkat depresi. Variabel independen menggunakan kuesioner dan variabel dependen wawancara GDS. Data dianalisa menggunakan spearman rank dengan signifikan α = 0,05rnHasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar yaitu 39 responden (72,2 %) memiliki dukungan keluarga baik dan sebagian besar yaitu 39 responden (72,2 %) tidak mengalami depresi. Hasil Uji Spearman Rank, ρ value = 0,000 ≤ α = 0,05, sehingga Ha diterima dan Ho ditolak yang berarti ada hubungan antara Dukungan Keluarga dengan Tingkat Depresi pada lansia. Koefisien korelasi 0,987 sehingga memiliki tingkat hubungan sangat baik.rnDapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara Dukungan Keluarga dengan Tingkat Depresi pada lansia. Tidak terjadinya depresi pada lansia sebagian besar dikarenakan baiknya dukungan keluarga, dengan demikian keluarga sangat memegang peran besar dalam pencegahan depresi pada lansia. Sehingga diharapkan setiap anggota keluarga dapat memberikan dukungan yang baik terhadap lansia.rnrnrnKata Kunci : Dukungan keluarga, Depresi, Lansiarn
